Senin, 19 Juni 2023

BAHASA INDONESIA (POLA KALIMAT DAN KALIMAT MAJEMUK)

Pola kalimat bahasa Indonesia bermacam-macam, di antaranya berpola SP, SPO, SPOK. Jenis - jenis kalimat bisa dilihat dari fungsinya, klausanya, kelengkapan unsurnya, susunan SP, sifat hubungan actor-aksi, inti kalimat dan kalimat inti, serta kalimat efektif. Sedangkan kalimat majemuk dibedakan menjadi tiga jenis ditinjau dari polanya, yaitu kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk campuran. Berikut contoh pola kalimat dan kalimat majemuk:

1. Pola Kalimat
  • SP: Mereka sedang berbicara.
  • SPO: Ayah sedang membuat meja rias.
  • SPPEL: Iwan berjualan serabi.
  • SPOK: Ani membeli bunglon di toko hewan.
Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai materi pola kalimat melalui video youtube.

Sumber: Youtube


2. Kalimat Majemuk

a. Kalimat Majemuk Setara
  • Dika suka makanan manis dan Yuda suka makanan pedas.
  • Gilang membeli ikan di pasar sedangkan Fika bermain lompat tali di halaman.
b. Kalimat Majemuk Bertingkat
  • Ayu pergi karena teman temannya pergi ke tempat wisata.
  • Ayah sedang bermain bola ketika Ibu memasak nasi.
c. Kalimat Majemuk Campuran
  • Saat salju sedang berlangsung, Bagas sedang minum kopi sedangkan Danu sibuk membersihkan kamar.
  • Ketika aku datang kerumahnya, Laras sedang belajar dengan Wahyu dan Fitri sedang membuat video di halaman rumah.
Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai materi kalimat majemuk melalui video youtube.
 
Sumber: Youtube


Referensi:
a. Apriyandi, Pandy. (2022). Pola Kalimat Bahasa Indonesia san 8 Contoh Penggunaannya.  Diakses 19 Juni 2023. https://www.impactly.id/blog/pola-kalimat-bahasa-indonesia/
b. CNN Indonesia. (2023). Pengertian dan Contoh Kalimat Majemuk Berdasarkan Jenisnya. Diakses 19 Juni 2023. https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230309105726-569-922805/pengertian-dan-contoh-kalimat-majemuk-berdasarkan jenisnya#:~:text=CNN%20Indonesia%20%2D%2D-,Kalimat%20majemuk%20adalah%20kalimat%20yang%20terdiri%20atas%20dua%20klausa%20utama,bertingkat%2C%20dan%20kalimat%20majemuk%20campuran.

BAHASA INGGRIS (CONNECTING CONJUNCTION PATTERNS)

Sumber: Pinterest

Konjungsi adalah kata yang menghubungkan dua kata atau frase. Mereka juga dapat menggabungkan dua kalimat menjadi satu kalimat. Menurut According to Gucker (1966:72), Coordinating Conjunction adalah kata hubung yang biasa digunakan untuk menghubungkan elemen-elemen kalimat dalam kelas tata bahasa yang sama. Contohnya menghubungkan kata benda dengan kata benda, kata keterangan dengan kata keterangan, dan kalusa dengan klausa. Berikut beberapa konjungsi beserta contohnya:

1. But (digunakan untuk menghubungkan dua kata atau kalimat. Namun, but tidak dapat digunakan pada awal kalimat.)
  • Contoh: I bought Japanese books but I can’t read them.
2. And (digunakan utnuk menghubungkan dua hal yang setara dan tidak bertolak belakang.)
  • Contoh: Nathan brought fish and fruits from grandma’s house.
3. Or (digunakan untuk menyatakan pilihan antara dua hal, baik setara maupun bertolak belakang.)
  • Contoh: which one do you like, fan or ac?
4. For (digunakan untuk menunjukkan sebab atau durasi dari suatu hal baik aktivitas ataupun kegiatan.)
  • Contoh: I have made some Indian dishes for your arrival.
5. Yet (digunakan ketika membicarakan sesuatu yang diprediksi akan terjadi. Kata ‘yet’ dapat digunakan untuk kalimat Tanya, kalimat postif dan negative. Serta kata ini biasanya muncul di akhir kalimat.)
  • Contoh: Sakil has not finished his schoolwork yet.
6. So (digunakan untuk memperkuat sebuat kata sifat atau kata benda)
  • Contoh: Him aquarium is so pretty.
7. Because (kata penghubung yang digunakan untuk menyatakan hubungan sebab akibat)
  • Contoh: Mother cried because father fell from the tree.
8. While (digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang terjadi saat pada waktu bersamaan sesuatu yang lain juga sedang terjadi)
  • Contoh: Mother was cutting vegetables while I was making banana cake.
9. Since (digunakan untuk memberikan keterangan informasi tentang titik awal mula suatu kejadian, tindakan maupun kondisi)
  • Contoh: I’ve been coming to the National Museum since 8 a.m

Referensi:
a. Annisa. (2022). Mengenal Apa Itu Conjunction. Diakses 16 Januari 2023. https://www.kocostar.id/topik-belajar/mengenal-apa-itu-conjunction/
b. Rais, Muhammad Azka. (2022). Conjunction: Kongjungsi Bahasa Inggris. Diakses 16 Januari 2023. https://www.english-academy.id/blog/conjunction-adalah

KONSEP DASAR IPA (MACAM-MACAM ADAPTASI BESERTA CONTOH)

Sumber: Google


Semua makhluk hidup pernah mengalami adaptasi. Dalam pembahasan kali ini akan di bahas apa saja macam-macam dari adaptasi dan bagaimana contohnya. Berikut macam-macam adaptasi beserta contohnya:

1. Adaptasi morfologi yaitu penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup terhadap lingkungan tempat tinggalnya.
  • Kaktus menggunakan batangnya sebagai penyimpan cadangan makanan yang berupa air.
  • Bunglon beradaptasi dengan cara kamuflase, yaitu berubahnya warna kulit menyerupai lingkungan yang ada disekitarnya.
  • Kulit manusia akan menghitam jika berada di tempat panas.
2. Adaptasi fisiologi adalah bentuk penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungan melalui fungsi organ atau alat-alat tubuh  dengan tujuan bertahan hidup.

  • Laba-laba menggunakan beberapa kelenjar yang salah satunya kelenjar ampulla mayor dari dalam perutnya untuk menghasilkan protein yang akan dugunakan untuk membuat jarring laba-laba.
  • Manusia mengeluarkan keringat untuk membantu mengatur suhu tubuh serta membuang zat sisa.
  • Mekanisme CAM (Crassulacean Acid Metabolism) yaitu kemampuan menyimpan karbon dioksida pada malam hari dan digunakan hanya pada siang hari untuk fotosintesis yang terjadi pada tanaman kaktus.
3. Adaptasi perilaku atau tingkah laku yaitu penyesuaian makhluk hidup dalam bentuk respons atau rangsangan terhadap lingkungannya guna dapat bertahan hidup.
  • Cumi-cumi akan melindungi diri dari musuhnya dengan mengeluarkan tinta berwarna hitam dari tubuhnya.
  • Tumbuhan putri malu akan menguncupkan daunnya jika disentuh.
  • Manusia akan menutup matanya ketika kemasukan debu atau benda asing lainnya.
Berikut penjelasan terkait materi adaptasi bisa dilihat pada video youtube dibawah ini.

Sumber: Youtube

Referensi:
a. kompas.com. (2022). 3 Jenis Adaptasi Hewan Beserta Contohnya. Diakses 10 Janurari 2023, https://www.kompas.com/skola/read/2022/09/01/120000369/3-jenis-adaptasi-hewan-beserta-contohnya
b. K, Hanafi. (2022). 3 Adaptasi Makhluk Hidup dan Contohnya: Morfologi, Fisiologi, dan Tingkah Laku. Diakses 10 Januari 2023, https://www.orami.co.id/magazine/adaptasi-makhluk-hidup

LANDASAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR (3 SEMBOYAN KI HAJAR DEWANTARA DAN ARTINYA)

Sumber: Google

Ki Hadjar Dewantara yang memiliki nama asli Raden Mas Soewardi Soerjaningrat merupakan pendiri Taman Siswa sekaligus Bapak Pendidikan Nasional. Ki Hadjar Dewantara juga memiliki 3 semboyan pendidikan yang dicetuskan oleh beliau. Berikut penjelasannya:

a. Ing Ngarso Sung Tulodo (seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan) Artinya sebagai calon pendidik yang nantinya akan menjadi guru, harus memberikan contoh atau teladan yang baik kepada peserta didik. Entah perilaku, akhlak dan hal lainnya yang mencerminkan kebaikan.

b. Ing Madya Mangun Karsa (sebagai pelopor atau pemrakarsa) Artinya sebagai calon pendidik yang nantinya akan menjadi guru, dapat sebagai peolopr yang akan mencetuskan ide-ide kepada peserta didik. Baik memotivasi, menggugah semangat, atau kemauan dan niat peserta didik.

c. Tut Wuri Handayani (dari belakang, seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan) Artinya sebagai calon pendidik yang nantinya akan menjadi seorang guru, mampu memberikan motivasi dan mengarahkan peserta didik agar mencapai hasil belajar yang optimal. Serta mampu mengembangkan minat dan bakat peserta didik. 



Referensi:

a. Made Suastika, Nym. Kutha Ratna dkk. (2002). KI HADJAR DEWANTARA PELOPOR PENDIDIKAN NASIONAL. Jurnal Universitas Negeri Yogyakarta. Diakses 18 Juni 2023, https://journal.uny.ac.id/index.php/cp/article/viewFile/8737/pdf

b. Rizal, Muhammad Fadli. (2023). Mengenal Sejarah Tut Wuri Handayani Yang Jadi Semboyan KI Hajar Dewantara. Diakses 18 Juni 2023, https://edukasi.okezone.com/read/2023/05/02/624/2806894/mengenal-sejarah-tut-wuri-handayani-yang-jadi-semboyan-ki-hajar-dewantara 

Selasa, 13 Juni 2023

BELAJAR DAN PEMBELAJARAN (TEORI BELAJAR BEHAVIORISME)

 

Sumber: Google

a. Pengertian Teori Belajar Behaviorisme

     Teori Belajar Behaviorisme adalah teori pembelajaran yang mengamati dan mempelajari perubahan tingkah laku yang ditunjukkan seseorang merupakan akibat dari interaksi antara stimulus dan respon. Menurut teori ini, perilaku manusia terbentuk melalui proses pembentukan asosiasi antara stimulus lingkungan dan respon yang dihasilkan. Dalam hal ini, konsep penting adalah reinforcement atau penguatan yaitu penggunaan hadiah atau hukuman untuk menguatkan atau mengurangi perilaku tertentu. Sehingga teori belajar behaviorisme mengemukakan bahwa perilaku manusia di pengaruhi oleh stimulus lingkungan dan pengalaman belajar, serta dapat di ubah atau di tingkatkan melalui pemberian reinforcement yang tepat.

b. Tokoh Teori Belajar Behaviorisme

1. B.F. Skinner, yaitu seorang psikolog dan ahli teori pembelajaran dari Amerika Serikat. Ia mengembangkan teori belajar operant yang menekankan pentingnya penguatan dalam membentuk dan memodifikasi perilaku.

·     Penelitian B.F. Skinner “Skinner Box atau Operant Conditioning Chamber (Ruang Kondisioning Operan)”

     Dalam eksperimen ini, Skinner memberikan rangsangan khusus pada hewan, seperti menekan tuas, dan jika hewan melakukan respons yang diinginkan, seperti menekan tuas tersebut, maka makanan akan diberikan sebagai hadiah atau penguatan positif. Skinner juga mempelajari pengaruh hukuman atau penguatan negatif terhadap pembentukan perilaku.

     Skinner melihat bahwa dengan menggunakan penguatan positif atau negatif secara konsisten, hewan dapat belajar untuk mengasosiasikan perilaku mereka dengan konsekuensi yang mengikutinya. Dalam jangka panjang, perilaku tersebut dapat ditingkatkan atau dikurangi tergantung pada apakah penguatan atau hukuman diberikan.

Sumber: Google

2. Edward Thorndike, yaitu seorang psikolog dari Amerika Serikat yang mengembangkan teori belajar melalui hukuman atau imbalan (Low of Effect). Ia menunjukkan bahwa perilaku manusia dapat di modifikasi melalui konsekuensi dari tindakan tersebut.

·     Penelitian “Puzzle Box ( Kotak teka-teki)” yang dilakukan pada hewan, terutama kucing.

     Pada awal eksperimen, kucing biasanya bereaksi secara acak dan coba-coba dalam mencoba membuka pintu kotak. Namun, seiring berjalannya waktu, kucing tersebut secara perlahan belajar dan menemukan cara yang efektif untuk membuka pintu, yang akhirnya memungkinkan mereka untuk mendapatkan makanan.

     Dari hasil eksperimennya, Thorndike menyimpulkan bahwa perilaku yang diikuti oleh konsekuensi positif (seperti mendapatkan makanan) cenderung diperkuat atau diulangi, sementara perilaku yang diikuti oleh konsekuensi negatif cenderung diberhentikan atau dihindari. Ini dikenal sebagai hukum efek Thorndike.


Referensi:

a. Safitri, Nery. (2021). Teori Behaviorisme (Teori Pavlov, Thorndike, Skinner) Dalam Pembelajaran. Diakses 20 Maret 2023. https://www.studocu.com/id/document/universitas-jember/belajar-pembelajaran/teori-behaviorisme-teori-pavlov-throndike-skinner-dalam-pembelajaran/35891132

PERBEDAAN TEORI PIAGET, BRUNER, DAN VYGOTSKY

Berikut perbedaan teori piaget, bruner, dan vygotsky dalam mata kuliah pembelajaran ipa sd.   https://www.canva.com/design/DAFxr3U_I4o/jY4Ta...